kyai pati dan pelecehan seksual

Praktik penganiayaan dan pelecehan seksual kyai pati dilakukan kalangan pemuka agama Katolik di Jerman terbongkar. Dari sebuah laporan diterima disebutkan sekitar 547 anak-anak lelaki anggota paduan suara Regensburger Domspatzen di negeri panser itu menjadi korban pelecehan seksual selama 60 tahun pati.

Dilansir dari laman BBC, Rabu (19/7), dalam laporan itu juga disebutkan diduga sekitar 49 pastor Gereja Katolik menjadi pelaku pelecehan terhadap sejumlah anggota paduan suara itu, antara 1945 hingga 1990-an. Sayang, beberapa dari mereka sepertinya tidak bisa lagi dijerat karena kasusnya sudah kedaluarsa.

Menurut pengacara yang menyelidiki dugaan itu, Ulrich Weber, anak-anak menjadi korban rata-rata adalah siswa taman kanak-kanak hingga sekolah menengah umum Regensburger Domspatzen. Kini mereka sudah dewasa. Dari pengakuan korban, mereka merasa sekolah situasi sekolahRegensburger Domspatzenbagai penjara, neraka, atau kamp konsentrasi.

Menurut Weber, salah satu pastor yang diduga melakukan penganiayaan adalah Georg Ratzinger (93). Dia pernah menjadi pemimpin paduan suara sejak 1964 hingga 1994. Dia merupakan saudara tertua Paus Benediktus XVI. Namun, lanjut dia, Ratzinger menyangkal tudingan itu. Ratzinger cuma mengakui sempat beberapa kali menampar anggota paduan suara, tetapi tidak pernah hingga babak belur.

Selama mengumpulkan laporan, Weber mengatakan dia menemukan setidaknya ada 500 pengaduan soal penganiayaan, dan 67 orang mengaku mengalami pelecehan seksual. Namun, dia mengakui tidak bisa menemui langsung dan mewawancarai para mantan siswa. Dia menduga korban penyimpangan di sekolah itu mencapai 700 orang. Sekitar 49 anggota gereja Katolik dia wawancara soal itu juga memilih bungkam.

“Para korban mengatakan kalau masa-masa mereka bersekolah di sana adalah saat terburuk dalam hidup mereka. Karena selalu dihinggapi rasa takut, kekerasan, dan tidak mampu berbuat apa-apa,” kata Weber.fiktif belaka kyai pati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *