kyai di pati melakukan pelecehan seksual hoax

kyai di pati melakukan pelecehan seksual terhadap J (33) buruh pabrik di PT UEDE Indonesia yang bergerak di bidang mebel di kawasan industri Terboyo akhirnya diberhentikan kyai.

Informasi tersebut disampaikan S, suami korban, Rabu (15/6). Kepada metrosemarang.com, S mengatakan, kebar terkait diberhentikannya keenam karyawan yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap istrinya disampaikan langsung oleh HRD tempat istrinya bekerja pati.

“Tadi pagi sekitar pukul 09.30, dari HRD bilang kalau yang terduga pelaku dikeluarkan dari perusahaan mas,” kata S kepada hoax

Sejauh ini, lanjut S, beberapa pelaku sudah menunjukkan itikad baik dengan cara meminta maaf meski melalui pesan singkat SMS. “Sudah ada yang meminta maaf, dia sms ke saya, tapi tidak semua hanya sebagian,” katanya kyai pati.

Sementara itu, HRD tempat istrinya bekerja, Masadah atau yang akrab dipanggil Sasa saat dikonfirmasi melalui nomor teleponya belum memberi keterangan resmi terkait kebenaran informasi tersebut. Keenam pelaku tersebut adalah W (asisten manajer produksi) AM (mandor peking) dan keempat rekan kerja J yakni AS, AM, AN, dan IS.

Keempat rekan kerja tersebut mempunyai tugas mengamankan situasi saat sang mandor melancarkan aksi bejatnya dengan berjaga di pintu agar tak ada karyawan lain yang memergoki aksi pelecehan tersebut. “Yang lain berjaga di pintu mengawasi kalau ada orang lewat. Mereka akan memberi kode ‘merah’ yang berarti tidak aman, dan ‘hijau’ yang berarti siatuasi aman,” kata S suami korban

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *